Berita

ray rangkuti/ist

Akui Uang Negara Dirampok, Bukti Nyata SBY Gagal

RABU, 26 OKTOBER 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pengakuan Presiden SBY tentang uang negara dirampok usai melantik 12 menteri dan 13 wakil menteri di Istana Negara, Rabu, menunjukkan bahwa dia gagal mengamankan dan menyelamatkan uang negara.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menyebut itu bukti juga bahwa SBY gagal mengoptimasi para penegak hukum yang ada langsung di bawah kekuasaannya, yaitu Kepolisian dan Kejaksaan.

"Polisi dalam setahun ini hanya berhasil menyelamatkan uang negara puluhan miliar," tegas Ray, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Hal itu tentu tidak sepadan, kata Ray, dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan, yang menyatakan bahwa selama pemerintahan SBY ini terjadi penyimpangan uang negara sebesar Rp 103 triliun. Dan yang membuat SBY menambah dipertanyakan, dia tidak melakukan tindakan khusus setelah mengakui uang negara dirampok.

"Oleh karena itu pernyataan SBY ini hanya sebagai basa-basi, pencitraan supaya dia disebut peduli, care. Buktinya, sampai saat ini apa tindakan yang sungguh-sungguh. Kan tidak ada. Padahal, BPK sudah memberikan hasil auditnya," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya