Berita

jero wacik/ist

Mampukah Mantan Menbudpar Taklukan PT. Freeport?

KAMIS, 20 OKTOBER 2011 | 16:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Darwin Zaedy Saleh dicopot dari kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai karena kinerjanya selama memimpin kementerian yang sangat strategis itu buruk. Tapi, yang mengecewakan, penggantinya Jero Wacik, sebelumnya menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, justru kurang memiliki kapabilitas, kompetensi dan jejaring nasional maupun internasional di sektor ESDM.

Direktur Riset dan Keuangan Sabang Merauke-Circle, Perdana Wahyu Santosa, menjelaskan, meski dibantu Wamen Widjajono Partowidagdo, gurubebesar ITB dan anggota Dewan Energi Nasional, kinerja Kementerian ESDM ke depan tetap diragukan dapat meraih kesuksesan renegosiasi kontrak karya berbagai perusahaan pertambangan dan perminyakan, salah satu tuntutan saat ini.

"Salah satu faktor penyebabnya adalah JW dan WP belum mempunyai kekuatan lobi dan negosiasi yang setara dengan perusahaan tambang kelas dunia seperti Freeport, Newmont dan lain-lain," katanya , saat menyampaikan keterangan pers, di Warung Daun, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (Kamis, 20/10).


Penggeseran Jero dari jabatan sebelumnnya dinilai hanya mengakomodasi kepentingan politik semata. Makanya tak heran, tambahnya, muncul dugaan spkeluasi di tengah masyatakat bahwa pergeseran Jero ini hanya untuk mengamankan logistik kelompok tertentu saja. "Padahal kinerja JW (Jero Wacik) di Kemenbudpar cukup baik dan sangat sesuai dengan jiwanya," tegasnya.

Santosa menilai pengelolaan ESDM harus dilakukan dengan profesionalisme dan rasa nasionalisme yang tinggi. Karena kementerian ini terkait langsung dengan rencana dan strategi pemerintah yang akan merenegosiasi sejumlah kontrak karya perusahaan pertambangan, yang merupakan amanat dari UU 4/2009 tentang Mineral dan Batubara. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya