Berita

Arwani Thomafi/ist

PPP Tak Mau Ungkit lagi Soal Djan Faridz yang Hampir Gagal Masuk Kabinet

KAMIS, 20 OKTOBER 2011 | 08:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Hiruk-pikuk dan perdebatan soal reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II seharusnya disudahi setelah para menteri dan wakil menteri baru dilantik Presiden SBY. Saatnya untuk bekerja.

Demikian dikatakan Jurubicara PPP Muhammad Arwani Thomafi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Kamis, 20/10)

"Catatan-catatan tentang keraguan terkait menteri baru maupun juga soliditas kabinet hasil reshuffle ini harus dijawab kerja dan kerja keras. Kedua, ini juga nanti akan menjawab apakah reshuffle kabinet ini didasarkan atas evaluasi kinerja atau hanya sekadar mengganti orang saja," katanya.


Karena itu, Sekretaris Fraksi PPP ini tidak mau lagi mengungkit soal isu Djan Faridz yang hampir batal menjadi Menteri Perumahan Rakyat. "PPP, di dalam menghadapi dan merespons reshufle kabinet ini, tetap solid. Hiruk pikuk reshuffle sudah selesai. Saatnya bekerja," elaknya.

Pada Selasa petang kemarin, PPP menyerahkan tiga nama pengganti Djan Faridz yang sudah dipanggil SBY sebelumnya ke Istana untuk diangkat jadi Menteri Perumahan Rakyat setelah diminta Presiden.  "Sore ini Presiden minta PPP menyerahkan tiga nama dan sudah diserahkan," kata Arwani tanpa mau membeberkan ketiga nama yang dimaksud. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya