Berita

PATRIALIS AKBAR/ist

Amir-Denny Kaku, Patrialis Lebih Komunikatif

KAMIS, 20 OKTOBER 2011 | 08:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan wakilnya, Denny Indrayana, tampaknya tidak bisa langsung bekerja. Pasalnya, sebagai pendatang baru, keduanya harus memetakan masalah yang ada dan bersosialisasi terlebih dahulu dengan para pejabat yang ada di lingkungan kementerian yang mereka pimpin.

"Saya sih melihat pergantian menteri hukum dan HAM memang secara psikologis tidak nyambung ke aparat di bawah. Karena mereka dari luar kemudian tiba-tiba masuk di instansi memang harus mendalami semua aspek yang ada di sana," kata anggota Komisi III DPR Sarifudin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, Kamis, (20/10).

Apalagi dia melihat, baik Amir dan maupun Denny, kaku dalam berkomunikasi. Hal ini berbeda dengan Patrialis Akbar, menteri terdahulu. Karena itulah, Sudding sedikit meragukan kemampuan keduanya dibanding Patrialis.


"Saya sih nggak optimis. Justru saya melihat sosok Patrialis Akbar, kinerjanya selama ini cukup baik. Secara pikologis nyambung dengan kawan-kawan di DPR. Orangnya sangat akomodatif. Di instansinya juga diterima. Beda dengan Pak Amir yang orangnya agak kaku. Ya, keduanya saya lihat agak kaku lah," ungkapnya.

Meski begitu, dia berharap penunjukan Amir dan Denny bisa membawa perubahan di institusi Kementerian Hukum dan HAM. Karena selama ini cukup banyak persoalan yang ada di instansi tersebut, misalnya peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya