Berita

akbar tanjung/ist

Fadel Dicopot, Akbar Tanjung Belum Lihat Tanda-tanda SBY Gembosi Golkar

KAMIS, 20 OKTOBER 2011 | 07:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung belum melihat bahwa pencopotan Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai upaya penggembosan atau pecah belah, yang dilakukan Presiden SBY terhadap partai berlambang beringin tersebut.

"Saya sih belum melihat sampai ke arah situ," kata Akbar kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Tapi, diakui Akbar, yang muncul di benak publik saat ini adalah bahwa reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II kental nuansa politiknya.


"Di opini publik loh ya. Misalnya Pak Jero (Wacik) dianggap kurang tepat di ESDM (Energi Sumber Daya Mineral), tapi ditempatkan di ESDM. Tentu ada kepentingan politik. Kira-kira ini opini yang muncul," ungkap mantan Ketua DPR ini.

Tapi apakah Anda bisa menjamin Golkar solid setelah Fadel dicopot?

"Saya sih tetap akan melakukan berbagai upaya untuk menjaga soliditas partai. Kenapa, karena soliditas partai ini sangat penting dalam menghadapi agenda-agenda, terutama dalam menghadapi Pemilu legislatif 2014 yang akan datang. Supaya Gokar kembali meraih kemenangan sebagaimana yang kita capai pada 2004," demikian Akbar.

Kemarin politikus Golkar Zainal Bintang menegaskan, apa yang menimpa Fadel Muhammad harus diwaspadai seluruh kader Golkar sebagai ancaman pada partai. Pertanyaannya, mengapa di dalam KIB II ini SBY membabat habis tokoh Golkar asal Kawasan Timur. Padahal, kantong suara Golkar ada di luar Jawa, khususnya Indonesia Timur.

"Saya banyak mendapat telepon dan SMS masyarakat Indonesia Timur dengan dimotori Golkar akan memprotes hal ini. Inilah awal langkah pengobok-obokan Golkar menuju 2014, yang harus dilawan oleh segenap kader Golkar di manapun berada," katanya.

Tambahan lagi, saat ini tiga kader Golkar di kabinet, Agung Laksono, MS Hidayat dan Cicip Sutardjo, semua berasal dari Jawa. Penggembosan kantong suara di Timur terasa kental

Dia menegaskan, tidak ada upaya sistematis dari Partai Golkar untuk menggeser Fadel Muhammad dari kursi Menteri Kelautan dan Perikanan serta menggantinya dengan Sharif Cicip Sutardjo.

Tapi Zainal Bintang tetap bertanya-tanya. "Siapa yang kerjain Fadel Muhammad? Pertama, apakah SBY sendiri. Atau DPP Golkar dan ataukah SBY dan Ical yang bersama-sama kerjain Fadel. Ini menjadi tanda tanya keluarga besar Golkar," imbuhnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya