Berita

saleh husin/ist

Gita Wirjawan Diingatkan, Djan Faridz Didorong Gunakan Pengalaman Sebelumnya

RABU, 19 OKTOBER 2011 | 10:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tokoh-tokoh yang telah dipercaya Presiden SBY untuk menempati posisi kementerian di Kabinet Indonesia Bersatu II diharapkan bekerja maksimal sesuai dengan harapan masyarakat selama ini. Paling tidak, para menteri baru itu bekerja lebih baik dari menteri sebelumnya.

"Khusus untuk Menteri Perdagangan (Gita Wirjawan), sebaiknya tidak mengulangi lagi apa yang dilakukan oleh Mari Pangestu. Yaitu terlalu beroreantasi impor. Untuk itu, kepada Menteri Perdagangan harus lebih menguatkan dan memproteksi produk-produk lokal," kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 19/10).

Selain itu, anggota Komisi V, yang membidangi masalah perumahan rakyat DPR ini juga menyoroti Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, yang menggantikan Suharso Monoarfa, karena akan menjadi mitra kerjanya. Dia berharap, Djan mengimplementasikan UU Rumah Susun yang baru disahkan kemarin.


"Yaitu (Djan) dapat memenuhi ketertinggalan atau kekurangan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, terutama di kota-kota besar. Karena ini menjadi masalah serius yang dihadapi bangsa kita," ungkapnya.

Untuk menjalankan UU Rusun tersebut, Saleh berharap, Djan memanfaatkan pengalamannya selama ini. Karena Djan adalah seorang pengusaha yang berhasil di dunia properti. "Mudah-mudahan, apa yang dilakukan ketika masih di luar pemerintahan, bisa dilakukan di dalam pemerintahan pada saat sudah menjabat," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya