ramadhan pohan
ramadhan pohan
RMOL. PKS diminta legowo menerima keputusan Presiden SBY yang mencopot salah seorang kadernya di pemerintahan. PKS harus menempatkan kepentingan nasional di atas kelompok dan jangan terlalu memaksakan segala sesuatu yang diinginkan.
"Semua itu adalah persemaian dari berbagai arah politik dan dinamika. Tirulah Demokrat, Golkar dan yang lain yang menerima ini secara legowo," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 19/10).
Soal PKS yang kerap mengungkit kontrak politik yang ditandatangani pada 2009 lalu disayangkan Ramadhan. Dalam kontrak itu memang disebutkan bahwa PKS mendapatkan empat jatah menteri. Tapi, kontrak itu sudah diperbarui pada Maret 2011 yang menekankan bahwa Presiden SBY memiliki kewenangan penuh untuk mengkocok ulang kabinet. Dan Presiden SBY dipastikan sudah berkomunikasi dengan PKS sebelum mencopot Menristek Suharna Surapranata.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Minggu, 26 April 2026 | 17:35
Minggu, 26 April 2026 | 17:18
Minggu, 26 April 2026 | 16:38
Minggu, 26 April 2026 | 16:37
Minggu, 26 April 2026 | 16:01
Minggu, 26 April 2026 | 15:50
Minggu, 26 April 2026 | 15:50
Minggu, 26 April 2026 | 15:42
Minggu, 26 April 2026 | 15:40
Minggu, 26 April 2026 | 14:57