Berita

MISTERI AKTIVIS GREENPEACE

Ota: Saya Tak Punya Urusan Lagi

RABU, 19 OKTOBER 2011 | 08:57 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menagih janji anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) Mas Achmad Santosa mengembalikan aktivis Greenpeace, Andrew Tait yang diduga memalsukan dokumen keimigrasian.

Mas Achmad Santosa yang biasa disapa Ota menganggap pemberitaan itu aneh. Akhir pekan lalu (Sabtu, 15/10), menurut Ota, dia hanya meminta petugas imigrasi di Bandara Halim Perdanakusuma untuk memastikan sekali lagi apakah benar Andrew Tait ditangkal masuk ke Indonesia. Ota tak ingin deportasi Andrew Tait kelak akan membuat heboh dan merugikan pemerintah.

“Mereka mencoba menelpon Dirjen pada saat itu. Namun kata mereka tidak bisa nyambung,” cerita Ota.

Saat itu juga, masih kata Ota, dia menghubungi Ketua Satgas PMH, Kuntoro Mangkusubroto, Menteri Hukum dan HAM (yang barus diberhentikan) Patrialis Akbar, dan Menko Polhukham Djoko Suyanto.

“(Dengan demikian) saya tidak ada lagi urusan,” kata Ota kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 19/10).

Menurut Ota, juga aneh kalau Ditjen Imigrasi mengatakan tidak tahu dimana Andre Tait berada. Ota merasa yakin, pihak imigrasi juga mengetahui kantor greenpeace.

Hal lain yang akan dilakukan Ota setelah ini adalah menjelaskan duduk persoalan ini kepada Menteri Hukum dan HAM yang baru Amir Syamsuddin. Selain itu, dia akan mengklarifikasi langsung ke Ditjen Imigrasi apa yang dimaksud dengan mengembalikan Andrew Tait ke imigrasi. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya