Berita

MARI ELKA PANGESTU/ist

Tak Seperti Marzuki Alie, Sutan Bhatoegana hanya Berdoa Menteri Mari E. Pangestu Sadar

MINGGU, 16 OKTOBER 2011 | 11:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Keresahan akan kebijakan impor Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu tampaknya sudah mewabah dan menjalar kemana-mana, termasuk merasuk ke barisan partai penguasa.

Karena itu, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana memahami keresahan banyak kalangan terhadap Menteri Mari, termasuk Ketua DPR Marzuki Alie yang mendoakan agar mantan pengamat CSIS itu di-reshuffle dari Kabinet Indonesia Bersatu II. Karena hampir semua kebutuhan pangan, seperti garam, cabai, dan kentang diimpor terutama dari China.

"Kalau semua impor, tidak ada kemandirian. Padahal tujuan kita berbangsa dan bernegara adalah mandiri di bidang ekonomi salah satunya. Supaya kita tidak tergantung," kata Sutan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.


Sutan menegaskan, rakyat Indonesia tidak boleh dimanjakan dengan impor pangan, meskipun harganya murah. Karena salah satu dampaknya juga, petani akan malas ke sawah atau ladang.

"Kalau satu saat stop impor, bisa goyang kan (Indonesia). Jadi bisa dipahami apa yang dimaksud Pak Marzuki Alie dan kawan-kawan itu," kata politikus senior ini.

Meski begitu, Sutan tidak sampai berdoa, seperti dilakukan Marzuki Alie. Karena menurutnya, doa itu harus bertujuan positif. Meminta orang supaya turun dari jabatan bukan maksud baik. "Tapi kalau berdoa agar (Menteri Mari) sadar tidak lagi (mengeluarkan kebijakan) impor, itu baru bagus," akunya.

Selain itu, masih kata Sutan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY sebagai user soal posisi Menteri di KIB II. SBY pasti punya alasan memilih dan mempertahankan seseorang menjadi menteri. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya