Berita

ilustrasi

Dalam Tiga Bulan, Google Raih Keuntungan Miliaran Dolar Amerika

SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 17:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Google, dalam laporan keuangan terbarunya, mengaku telah meraih keuntungan besar dalam tiga bulan terakhir hingga September 2011. Mesin pencari ini menyatakan telah mendapat pemasukan bersih sebesar 2,73 miliar dolar amerika atau meningkat 26 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar 2,17 miliar dolar amerika.

Selain dari keuntungan melalui iklan dari mesin pencarinya, peningkatan pendapatan Google ini juga didapat melalui peluncuran Google Plus (Google+) pada awal tahun ini dan sistem operasi telepon seluler Android.

''Kami memiliki kuartal yang luar biasa, Google Plus sekarang sudah dibuka untuk semua orang dan kami telah melewati 40 juta pengguna,'' ujar pendiri Google Larry Page sebagaimana dilansir BBC (Sabtu, 15/10).


Google Plus adalah  sebuah situs jejaring sosial dari Google untuk menandingi situs jejaring sosial Facebook. Sebagai perbandingan Facebook yang berdiri sejak tahun 2004 telah memiliki 800 juta pengguna, sedangkan Google Plus hanya dalam waktu 10 bulan telah digunakan oleh 40 juta pengguna.  

Android adalah sebuah sistem operasi telepon seluler yang dikembangkan oleh Google. Saat ini penggunaan sistem Android sangat populer karena sistem ini berbasis open source sehingga memungkinkan penggunanya untuk membuat aplikasi baru di dalamnya. [arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya