Berita

Ahmad Yani/ist

Ahmad Yani: Kenapa Kejaksaan Buru-buru Umumkan Ketua KPU Tersangka?

KAMIS, 13 OKTOBER 2011 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bagian reserse Mabes Polri yang mengetik Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan kasus yang diduga melibatkan Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary harus diberi sanksi. Karena salah ketik, yang mestinya terlapor, tapi ditulis tersangka, telah membuat geger publik.  

"Tapi betul SPDP itu kan dimulai proses penyidikan. Tidak harus ada tersangka. Tapi harus segera menemukan tersangka. Karena sudah dimulai (penyidikan). Siapa-siapa tersangka baru tahu setelah penyidik meyakinkan dengan dua alat bukti," kata anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

"Tapi sudah lah. Kalau sudah mengaku salah ketik, masak kita hajar terus," sambungnya.


Namun, pada sisi lain, dia menyoroti Kejaksaan Agung yang buru-buru menyampaikan ke publik bahwa Ketua KPU tersangka berdasarkan SPDP yang diterima.

"Itu yang tidak bijak, Kejaksaan kenapa buru-buru. Pertanyaan saya, apa semua SPDP diinformasikan. Kan tidak juga. Hanya kasus ini saja. Karena ini menyangkut perhatian publik perlu dipertanyakan apakah betul sudah tersangka atau tidak. Jadi harus prudensial," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya