timur pradopo
timur pradopo
RMOL. Polemik antara Polri dan Kejaksaan Agung soal status Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam kasus manipulasi suara pemilu 2009 sangat disayangkan. Sebab ini menunjukkan kedua instansi penegak hukum tersebut tidak dewasa dan telah menimbulkan Kekacauan dan kerusakan komunikasi antara keduanya.
Demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
"Bantah membantah Polri dan Kejagung dalam soal SPDP itu menunjukkan yang sedang dibangun kedua institusi itu bukanlah sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system) melainkan sistem peradilan pidana yang tidak terintegrasi (disintegrated criminal justice system) dan cenderung menyesatkan," tegasnya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Minggu, 26 April 2026 | 17:35
Minggu, 26 April 2026 | 17:18
Minggu, 26 April 2026 | 16:38
Minggu, 26 April 2026 | 16:37
Minggu, 26 April 2026 | 16:01
Minggu, 26 April 2026 | 15:50
Minggu, 26 April 2026 | 15:50
Minggu, 26 April 2026 | 15:42
Minggu, 26 April 2026 | 15:40
Minggu, 26 April 2026 | 14:57