Berita

timur pradopo

KETUA KPU TERSANGKA?

Copot Basrief dan Jenderal Timur Pradopo!

RABU, 12 OKTOBER 2011 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Polemik antara Polri dan Kejaksaan Agung soal status Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam kasus manipulasi suara pemilu 2009 sangat disayangkan. Sebab ini menunjukkan kedua instansi penegak hukum tersebut tidak dewasa dan telah menimbulkan Kekacauan dan kerusakan komunikasi antara keduanya.

Demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

"Bantah membantah Polri dan Kejagung dalam soal SPDP  itu menunjukkan yang sedang dibangun kedua institusi itu bukanlah sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system) melainkan sistem peradilan pidana  yang tidak terintegrasi (disintegrated criminal justice system) dan cenderung menyesatkan," tegasnya.


Publik juga bukan dicerdaskan oleh pernyataan kedua petinggi institusi itu, akan tetapi dibingungkan. Sebab kepastian hukum semakin jauh dari harapan. Karena itu, pimpinan kedua lembaga tersebut, baik Jaksa Agung Basrief Arief dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo harus mempertanggungjawabkan kekisruhan ini.

"IPW minta Presiden memberikan perhatian serius dengan adanya gejala hubungan komunikasi yang tidak sehat antara kedua lembaga penegak hukum itu," kata Neta.

Sejalan dengan itu, masih kata menambahkan, polemik ini juga menunjukkan bahwa pemerintah gagal membangun sistem komunikasi hukum maupun sistem penegakan hukum. Padahal rakyat sangat berharap penegakan supremasi hukum segera terwujud.

"Berkaitan dengan itu IPW mendesak Presiden segera melakukan evaluasi yang ketat dan bila perlu melakukan reshuffle terhadap pimpinan Kejagung maupun Polri," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya