Berita

sby

RESHUFFLE KIB II

Hanya Basa-basi, SBY Sumber Kegaduhan Politik

SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 10:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Penegasan Staf Khusus Presiden Daniel Sparringa bahwa Presiden sejak awal berkeinginan kuat menjaga proses reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu ini dari kegaduhan politik hanya basa-basi.

"Itu hanya basa-basi bahwa dia tidak ingin ada kegaduhan," kata pengamat politik Ray Rangkuti kepada Rakyat Merdeka Online pag ini.

Justru, kegaduhan politik ini terkait dengan wacana reshuffle KIB II bersumber dari Presiden SBY sendiri. Pertama, SBY membiarkan wacana reshuffle ini berkembang selama sebulan lebih. Otomatis hal ini akan menjadi pembicaraan publik dan terjadi perang urat syaraf di antara partai politik pendukung pemerintah.


"Kedua, dia sendiri yang memancing publik untuk bicara itu," jelas Ray.

Hal itu dikatakan Ray menanggapi sikap Presiden yang kerap memancing publik untuk berbicara soal reshuffle. Pertama pada 20 September lalu, SBY menghampiri wartawan dan bertanya isu apa yang sedang hangat. Setelah dijawab soal reshuffle, SBY malah menjawab tunggu tanggal mainnya.

Ketiga, tepatnya kemarin, SBY bertanya ke wartawan apakah sudah mendapat bocoran tentang menteri yang akan diganti. Belum lagi, masih kata Ray, SBY bicara reshuffle di berbagai forum, mulai dari forum pengusaha sampai forum organisasi kemasyarakatan.

"Jadi itu watak pembohong yang selalu merasa benar dan orang lain dianggap salah. Watak pembohong itu tidak pernah sadar bahwa sumber masalah ada darinya," tegas Ray. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya