BENDERA PALESTINA/IST
BENDERA PALESTINA/IST
RMOL. Pejabat tinggi Palestina mencurigai kalau penundaan voting Dewan Keamanan (DK) mengenai upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB terkait dengan kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, ke beberapa negara Eropa.
Mereka menuding kalau kunjungan Blair tersebut adalah untuk melobi negara-negara Eropa yang tergabung dalam kuartet Timur Tengah untuk menggagalkan tawaran Ketua PLO Mahmoud Abbas yang ingin meminta adanya pengakuan PBB terhadap negaranya.
Atas tudingan itu, Tony Blair seperti dilansir Aljazeera, Minggu (9/10) membantahnya. "Tudingan itu sama sekali tidak benar," katanya.
Namun setelah diselidiki lebih lanjut, Blair mengkalim bahwa dirinya tidak melakukan hal yang seperti dituduhkan kepadanya. Blair mengaku hanya melakukan pekerjaan lain yaitu urusan bisnis pribadi. Blair adalah penasehat Bank JP Morgan yaitu sebuah perusahaan perbankan penyedia jasa keuangan. [dry]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42