Berita

capello

Olahraga

Capello: Rooney Pantas Diganjar Kartu Merah

SABTU, 08 OKTOBER 2011 | 15:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Timnas Inggris akhirnya lolos ke putaran final Piala Eropa 2012 di Ukraina dan Polandia. Hasil ini didapat Inggris setelah berhasil menahan imbang Montenegro dengan skor 2-2 (Sabtu, 8/10).

Namun demikian, striker andalan timnas Inggris, Wayne Rooney harus absen pada laga awal laga putaran final kejuaran Piala Eropa. Ini adalah sebagai akibat dari kartu merah yang diterima Rooney saat pertandingan melawan Montenegro. Rooney diusir dari lapangan setelah menendang pemain Montenegro, Miodrag Dzudovic.

Bukannya memberikan dukungan bagi pemainnya, Fabio Capello justru menilai keputusan wasit adalah sebuah tindakan yang sangat tepat. Pelatih asal Italia tersebut  secara terus terang menyampaikan rasa tidak senangnya atas insiden konyol yang telah dilakukan Rooney.


Rooney yang saat itu tidak rela kehilangan bola, melakukan tindakan yang kurang sopan dengan menendang lawannya. Dengan alasan tersebut, Capello menganggap keputusan wasit sebagai keputusan yang tepat.

"Ya dia memang telah membuat sebuah kesalahan yang konyol dengan menendang lawannya. Saya sendiri juga dibuatnya terkejut karena ia melakukannya tepat di depan saya," ujar Capello sebagaimana dilansir Tribalfootball (Sabtu, 8/10).

Capello berharap kesalahan yang dilakukan Rooney bisa menjadi pelajaran bagi dirinya dan bagi tim secara keseluruhan.

Dalam laga tandang itu, Inggris unggul lebih dahulu melalui gol Ashley Young di menit 11, setelah menerima umpan silang Theo Walcott dari sisi kanan pertahanan Montenegro.

Sekitar 20 menit kemudian, Young mengirim umpan matang dan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Darren Bent menjadi gol.

Sementara, gol balasan Montenegro terjadi menjelang berakhirnya babak pertama, melalui tendangan Elsad Zverotic. Sementara gol kedua terjadi di menit 90. Adalah pemain pengganti Andrija Delibasic membuat Joe Hart kembali memungut bola dari dalam gawangnya.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya