Berita

ilustrasi

Dunia

Fitch Turunkan Peringkat Utang Spanyol dan Italia

SABTU, 08 OKTOBER 2011 | 10:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pada awal Agustus lalu, lembaga pemeringkat utang Standard & Poor (S&P), menurunkan peringkat utang Amerika Serikat dari AAA menjadi AA+. Hal serupa kini dialami oleh Italia dan Spanyol, peringkat utang kedua negara tersebut secara resmi telah diturunkan oleh lembaga pemeringkat utang Fitch.

Fitch menurunkan peringkat Italia dari AA- menjadi A+, dan sebelumnya lembaga pemeringkat Moody's juga telah menurunkan peringkat Italia. Sementara  peringkat utang Spanyol turun menjadi AA- atau turun dua peringkat dari peringkat sebelumnya AA+.

Penurunan peringkat utang ini dilakukan karena adanya kekhawatiran memburuknya krisis utang zona euro, dan resiko kesulitan fiskal di kedua negara tersebut.


"Tingkat defisit dan pemulihan ekonomi yang rapuh membuat Spanyol dan Italia menjadi rentan terhadap guncangan dari luar," isi dari pernyataan Fitch sebagai mana dilansir BBC (Sabtu, 8/10).

Fitch menyebut, penurunan peringkat utang Spanyol dan Italia mencerminkan adanya  peningkatan krisis di zona euro. Seperti diketahui pula, Italia dan Spanyol merupakan negara dengan perekonomian terbesar ketiga dan keempat di zona Euro.

Fitch juga mempertanyakan kemampuan kedua  negara tersebut untuk segera memangkas tingkat utangnya dengan cepat dan juga meningkatkan propek pertumbuhan ekonomi masing-masing. Biaya pinjaman untuk Spanyol dan Italia meningkat posisi puncak pada Agustus lalu.

"Sebuah solusi yang kredibel dan komprehensif untuk mengatasi krisis merupakan hal yang kompleks, sehingga memerlukan cukup banyak waktu untuk merealisasikannya dan mendapatkan kembali kepercayaan pasar," imbuh Fitch.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya