Berita

hatta rajasa

RESHUFFLE KIB II

SBY dan Pimpinan Partai Bertemu di Ruangan 'Kedap Suara'

JUMAT, 07 OKTOBER 2011 | 15:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan sudah bertemu dengan pimpinan partai politik pendukung pemerintah untuk membicarakan tentang reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Tapi dipastikan, pertemuan itu berlangsung di tempat yang kedap suara.

Hal itu dikatakan Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto kepada Rakyat Merdeka Online siang ini.

"Itu (pertemuan) sudah terjadi. Jadi ada pembicaraan bilateral dan informal antara Presiden dan ketua partai. Tapi itu berada dalam ruang yang 'kedap suara'. Bahkan orang-orang terdekat di partai saja tidak tahu apa isi pembicaraan," ungkap Bima.


Meski mengaku tidak mengetahui isi pembicaraan Presiden dengan pimpnan partai, tapi Bima memastikan ada tiga hal yang akan dilakukan Presiden SBY terhadap para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Ketiga hal itu adalah pencopotan, pergeseran, dan pengokohan.

"Maksud saya, yang tetap di posisi masing-masing itu kan dikukuhkan sebetulnya. Yaitu, menteri-menteri yang sudah performance. Kita yakin salah satunya adalah Menko Perekonomian. Itu pengokohan. Ada pergeseran karena berdasarkan prinsip the right man on the right place. Satu lagi pencopotan, dilepaskan dari tugas di kabinet," beber Bima.

Siapa yang bakal dicopot itu?

"Saya yakin nama itu sudah ada di Preisden. Saat ini bukan lagi siapa yang dicopot. Tapi mencari alternatif penggantinya," jawab politisi muda ini.

Apakah PAN akan sodorkan nama?

"Kita tidak mempertahakan nama dan kita tidak menawarkan nama. Ketum (Hatta Rajasa) selalu bilang, bahwa kita siap dengan semua skenario," katanya mantap. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya