Berita

sby

RESHUFFLE KIB II

Partai Koalisi: Lebih Cepat Lebih Bagus SBY Beri Kepastian

JUMAT, 07 OKTOBER 2011 | 10:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sampai ini, memang sudah terlihat tanda-tanda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan merombak Kabinet Indonesia Bersatu II. Selain berkantor di Cikeas, Presiden SBY juga sudah memastikan sebelumnya akan merombak kabinet sebelum tanggal 20 OKtober.

Bagaimana dengan partai koalisi pendukung pemerintah? Ketua DPP Irgan Chairul Mahfiz, yang merupakan bagian dari partai koalisi, belum mengetahui persis kapan perombakan itu akan diambil Presiden.  

"(Kami) belum tahu persis. Sepanjang kita tahu, baru pengkondisian secara umum saja. Tapi belum secara intensif, belum. Hanya isyarat bakal ada reshuffle," kata mantan Sekjen DPP PPP ini kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Karena itulah, dia mengakui bahwa Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali telah melakukan pembicaraan dengan Presiden SBY soal reshuffle KIB II.

"Sempat disampaikan (oleh Presiden ke SDA). Tapi tidak teknis, masih umum. Mengisyaratkan akan ada reshuffle. Tapi belum bersifat lebih teknis, umum saja," kata Irgan lagi.

Irgan sendiri berharap, Presiden SBY secepatnya memastikan apakah akan merombak kabinet atau tidak. Agar polemik tentang reshuffle tidak terlalu menyita energi.

"Itu momentnya terserah Presiden saja. (Tapi) lebih cepat lebih bagus untuk memberikan kepastian bagi masyarakat maupun bagi menteri yang bersangkutan. Supaya jangan ada ruang untuk dipolemikkan. Karena energi masyarakat akan tersita. Makin panjang durasi pembahasnnya," lanjut Irgan.

Di PPP sendiri belum ada pembicaraan soal reshuffle. Tapi dia yakin, Menteri Perumahan Rakyat Suharsa Monoarfa dan Menteri Agama SDA akan aman.

"Insya Allah, saya yakin aman. Prediksi saya aman," katanya mantap.

Bagaimana Menteri Suharsa yang disebut telah melakukan pelanggaran moral?

"Ya, kalau kinerja nggak ada persoalan. Malah baik kerjanya," jawabnya diplomatis. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya