Berita

saleh husin

Dewan Minta Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol

KAMIS, 06 OKTOBER 2011 | 21:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tarif tol mulai tengah malam nanti (Kamis, 7/10), akan mengalami kenaikan. DPR meminta pemerintah menunda kenaikan tarif tol yang berlaku di 12 ruas jalan tol, termasuk Tol Jakarta-Tangerang, Tol Jagorawi, Tol Dalam Kota Jakarta, dan Tol Lingkar Luar Jakarta sebesar 11-13 persen itu.

Anggota Komisi V DPR yang membidangi masalah perhubungan Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online malam ini mengungkapkan ketidaksepakatannya akan kebijakan pemerintah tersebut.

"Sebaiknya pemerintah sementara waktu menunda dulu kenaikannya. Walaupun kita tahu ini sudah diatur di dalam Peraturan Pemerintah nomor 44 tahun 2009, yaitu di pasal 68 kenaikan itu dilakukan secara berkala setiap dua tahun," ujarnya.


Karena itu, pihaknya meminta peraturan pemerintah tersebut direvisi. Diusulkan, dalam peraturan pemerintah itu ditambah satu klausul bahwa tarif tol akan dinaikkan jika standar pelayanan minimum jalan tol telah dipenuhi.

"Kedua, ruas-ruas jalan tersebut sudah tidak ada yang rusak lagi. Artinya sudah memadai, sudah bagus. Itu baru (dinaikkan)," kata Saleh.

Karena, kata Sekretaris Fraksi Hanura, sejauh ini, masih ada ruas jalan tol yang belum memadai secara infrastruktur. Misalnya, jalan tol Jakarta-Merak. Pada ruas jalan tol ini, utamanya, pada kawasan mendekati Merak, terdapat jalan yang rusak.

"Itu kan harus diperbaiki. Dan juga fasilitasnya di sana masih belum memadai. Misalnya stop are belum terlalu bagus. Jalan bergelombang. Belum ada rasa kenyamanan berada di jalan tol. Hal-hal seperti itulah yang harus dibenahi, ditingkatkan," ungkapnya.

Permintaan agar pemerintah tidak menaikkan tarif tol itu tidak ditujukan kepada semua ruas jalan tol. Tarif tol disarankan tidak dinaikkan, khusus untuk ruas jalan tol yang belum memiliki pelayanan dan infrastruktur yang memadai, seperti ruas jalan tol Jakarta-Merak.

Sebaliknya, untuk ruas jalan tol yang sudah memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan tol, tarif tol tidak masalah dinaikkan. 

"Namun, kalau untuk ruas-ruas yang sudah memadai, sudah bagus, nggak ada masalah dinaikkan. Karena kita harus memberikan insentif kepada pengusaha atau investor agar mereka mau menginvestasikan. Namun kita juga harus memberikan punishment bila apa yang harus dilakukan (pengelola), tapi tidak dilaksanakan," ungkapnya.

Perlakuan berbeda juga harus diberikan kepada ruas jalan tol yang sudah mencapai break event point (BEP) atau yang sudah kembali modal. Untuk ruas jalan tol seperti ini, lanjut Saleh, justru disarankan agar tarif tolnya diturunkan.

"Contoh jalan tol Jagorawi. Itu kan sudah BEP. Harusnya sudah tidak bayar lagi. Atau paling tidak diturunkan, bukan dinaikkan. Karena keuntungannya sudah melebihi. Ok lah, mereka mengatakan tentang biaya pemeliharaan. Itu bisa diambil dari biaya yang ada. Tapi jangan mencari keuntungan lagi," tegasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya