Berita

din syamsuddin/ist

Din Syamsuddin: UU Intelijen Jangan Jadi Alat Memojokkan

SENIN, 03 OKTOBER 2011 | 19:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. RUU Intelijen yang sedang digodok oleh DPR harus sesuai dan selaras dengan konstitusi negara agar tidak disalahgunakan dan dijadikan alat untuk memojokkan kelompok tertentu.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Din Syamsuddin, saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi "RUU Intelijen, Proyek Anti Terorisme atau Otoritarianisme", yang digelar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, PP Muhammadiyah, di kantor PP Muhammadiyah, Senin siang (3/10).

"RUU Intelijen ini harus dikritisi agar sesuai dengan konstitusi negara dan prinsip-prinsip universal HAM PBB. Ini penting agar tidak menjadi alat untuk menindas," ujarnya.                                   


Guru Besar politik Islam UIN Jakarta ini mengatakan, RUU Intelijen dibutuhkan. Tetapi harus tetap dalam koridor hukum dan HAM. Bagi Din, jangan sampai keberadaan RUU tersebut menjadi kontraproduktif terhadap kebebasan saat ini.                 

RUU Intelijen pun seharusnya dapat dijadikan sebagai perangkat untuk menyejahterakan rakyat.

"Jadi jangan sampai menjadi alat memojokkan dan kepentingan tertentu, tapi harus menjadi alat kesejahteraan," demikian Din. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya