Berita

mekeng/ist

KPK Tepis Tudingan Saat Periksa Mekeng Cs

SENIN, 03 OKTOBER 2011 | 18:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqaddas menepis kabar miring seputar pemeriksaan terhadap empat pimpinan Banggar DPR dalam dugaan kasus suap proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di kantor Kemenakertrans.

Ia menegaskan, pemeriksaan terhadap Ketua Banggar DPR Melchias Markus Mekeng dan tiga wakilnya, Tamsil Linrung, Olly Dondokambey dan Mirwan Amir dalam kasus tersebut dalam status mereka sebagai saksi, bukan sebagai ahli yang selama ini disebut-sebut dan dinyatakan sebagai kesalahan prosedur yang dilakukan KPK.

"Itu berdasarkan pengakuan tersangka. Aliran dananya itu sampai ke Banggar," kata Busyro dalam rapat konsultasi dengan Pimpinan DPR yang digelar Senin petang (3/9).


KPK kata Busyro, tidak pernah menargetkan harus memeriksa Banggar DPR. Atau menjadikan mereka menjadi pesakitan. Pemeriksaan, katanya, dilakukan atas dasar informasi yang diperoleh penyidik dalam mendalami kasus tersebut.

"Kami tidak pernah menarget. Pemanggilan dilakukan berbasis pada info, data-data awal yang sudah kami kumpulkan dengan cermat," katanya.

Busyro juga menepis pernyataan pimpinan Banggar yang menyebut pemeriksaan terhadap mereka dilakukan sangat gaduh. Ia memastikan pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK wajar-wajar saja. "Tidak ada kegaduhan. Pemeriksaannya wajar-wajar saja. KPK tidak pernah mendisain pemeriksaan dengan gaduh, dan untuk menciptakan kegaduhan," tegas Busyro.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya