Berita

istimewa

Dunia

Polisi New York Tahan 400 Demonstran dari Aktivis Duduki Wall Street

MINGGU, 02 OKTOBER 2011 | 12:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kepolisian Kota New York telah menahan sedikitnya 400 demonstran yang tergabung dalam gerakan Duduki Wall Street. Para demonstran tersebut ditahan ketika akan menyeberangi Jembatan Brooklyn.

Para demonstran yang telah menduduki Wall Street selama dua pekan ini dikabarkan memasuki jalan raya yang berada di atas jembatan yang menghubungkan kota Brooklyn dengan kota New york itu. Kemudian, mereka mendapat hadangan dari pasukan polisi yang sebagian dari mereka kemudian ditahan dengan alasan melanggar ketertiban umum.

"Sekitar 400 orang ditahan di Jembatan Brookly siang ini setelah polisi memperingatkan agar mereka tetap berjalan di trotoar," ujar jurubicara kepolisian setempat sebagaimana dikutip Reuters, (Minggu, 2/10).


Menurut Juru bicara kepolisian tersebut, para pengunjuk rasa yang tidak menaati peraturan akan ditahan. Kebanyakan dari para pengunjuk rasa ini melanggar peraturan dengan berjalan di jalan raya bukan di trotoar. Lanjut Jurubicara kepolisian itu, para demonstran yang tidak berjalan ditrotoar inilah yang ditahan oleh pihak kepolisian.

Namun demikian, para pengunjuk rasa tetap bersikeras bahwa kepolisian telah mengijinkan mereka menggunakan jalan raya dan bahkan polisi telah bersedia mengawal mereka menyebrangi jembatan tersebut.

Demonstran yang menyebut diri sebagai kelompok Duduki Wall Street adalah gabungan dari sejumlah kelompok masyarakat yang memprotes kerakusan perusahaan. Kelompok pengunjuk rasa ini menyatakan mereka membela 99 persen penduduk Amerika Serikat melawan 1 persen penduduk kaya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya