Berita

Dunia

KONFLIK LIBYA

Palang Merah Internasional Kesulitan Tembus Kawasan Sirte

MINGGU, 02 OKTOBER 2011 | 10:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Konflik Internal yang berkepanjangan di Libya tak pelak membuat membuat sebagian besar warga negera tersebut membutuhkan bantuan pengobatan. Karena itu, sebuah tim dari International Committee of the Red Cross (ICRC) dikerahkan untuk mengirimkan bantuan pengobatan ke sebuah rumah sakit di daerah Sirte.

"Rumah sakit menerima banyak pasien, persediaan obat-obatan menurun dan sangat membutuhkan oksigen," ujar ICRC dalam sebuah pernyataannya sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 2/10).

Namun tim yang membawa perlengkapan obat-obatan tersebut terkendala oleh faktor keamanan. Pasalnya pasukan militer pendukung Khadafi masih menguasai sebagian kota tersebut. Padahal sebelumnya otoritas pasukan transisi Libya telah mendesak gencatan senjata selama dua hari agar tim ICRC dapat masuk ke kota itu.


Sirte merupakan tanah kelahiran Khadafi dan kota Bani Walid yang terletak bersebelahan merupakan pusat pertahanan pasukan pendukung Khadafi dalam melawan pasukan dari Dewan Transisi Nasional atau TNC. Kondisi seperti ini membuat pasukan Palang Merah harus waspada untuk masuk ke rumah sakit.

ICRC mengatakan tim membutuhkan jalur yang aman dari kedua pasukan untuk dapat memasuki perbatasan dan menjangkau RS Ibn Sina. Hal ini sangat mendesak mengingat rumah sakit tersebut telah kehabisan stok obat-obatan dan pasien yang terus bertambah setiap harinya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya