Berita

Dunia

Irak Serius Beli 18 Unit Pesawat F-18 dari AS

RABU, 28 SEPTEMBER 2011 | 11:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pemerintah Irak menyepakati pembelian 18 Unit pesawat F-16 dari Amerika Serikat. Hal ini ditujukan untuk melindungi kedaulatan wilayah udara Irak.

Pemerintah Irak Bahkan telah melakukan cicilan awal pembelian pesawat sebesar 1,4 miliar Dolar AS. Demikian ditegaskan Jurubicara pemerintah Irak, Ali al Dabbagh yang menyatakan bahwa pihaknya telah mentranser uang tersebut dari jumlah total yang harus dibayar yakni sebesar 3 miliar Dolar AS. Pesawat tempur ini diharapkan tiba di Irak sebelum akhir tahun nanti, mengingat pasukan AS akan meninggalkan Irak pada akhir tahun ini.

"Karena keamanan negara adalah penting, dan angkatan udara adalah tulang punggung untuk pertahanan Irak", ujar Ali al Dabbagh sebagaimana dikutip Al Jazeera (Rabu, 28/9).


Pemerintah Irak memang telah mencapai kesepakatan dengan AS dalam pembelian jet tempur ini sejak awal tahun ini. Namun, hal ini terkendala karena pemerintah Irak lebih memfokuskan pengalokasian dana mereka untuk masalah kesejahteraan pasca krisis internal.

Pembelian pesawat tempur ini menunjukan bahwa Irak telah menjadi sekutu baru Amerika Serikat di Timur Tengah. Hal senada juga dikatakan Jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland yang mengatakan bahwa pembelian ini merupakan simbol dari komitmen AS kepada Irak yang sedianya akan menjadi mitra strategis AS pada jangka panjang mendatang. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya