Berita

ist

Selalu Pro Kedamaian, Meniadakan Terorisme

SENIN, 26 SEPTEMBER 2011 | 18:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Aksi bom Solo merupakan kejahatan kemanusiaan dan tindakan biadab. Sejatinya ajaran agama mengajak dan mendorong cinta kasih dan damai di bumi (dar as-salam).

Demikian disampaikan  Wakil Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Sholehan Latundo kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Senin, 26/9). Sholehan yang merupakan konsultan LIDI (Lingkar Daerah Indonesia) Institut, mengajak masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Solo khususnya agar menyikapinya dengan tenang, positif dan arif bijaksana.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau media, agar tidak secara provokatif dan demonstratif meliput aksi bom bunuh diri yang terjadi di gereja Bethel Injil Sepenuh Kapunton Kota Solo, karena yang demikian secara tidak langsung akan merangsang atau menarik secara kolektif atas prilaku kekerasan tersebut. "Baiknya media menonjolkan sikap-sikap pro kedamaian, ketenangan dan kondisi kondusif," pinta Sholehan.


Kepada para alim ulama, pendeta dan para tokoh agama, Sholehan mengajak agar berdakwah dengan cara-cara bijak, pro kedamaian, kebersamaan dan penuh cinta kasih. Bukan menyerukan kebencian, bahwa hanya ada satu jalan menuju surga dan menghalalkan darah kelompok lain. "Yang demikian itu bukan agama namanya, melainkan kebiadaban," jelasnya.

Kepada pemerintah dan aparat keamanan, ia menyerukan agar bertindak preventif dan advokatif atas kedamaian dan kebersatuan. Bukannya responsif dan selalu lalai yang mengakibatkan aksi-aksi teror selalu dan selalu terjadi.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya