Berita

ilustrasi, Oknum Polisi Arogan

Publika

CURHAT RAKYAT

Tolong Hukum Oknum Polisi Yang Arogan

RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 04:32 WIB

RMOL. Sabtu (17/9) lalu, pukul 16.30 WIB saya berniat makan di gerai Mister Baso di pusat perbelanjaan Blok M Square di Jakarta Selatan. Saat itu saya bertemu anggota satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) DKI Jakarta bernama Budi yang menggunakan kostum Pol PP untuk seragam kantoran.

Mulanya saya dan dia berdampingan meja makan bakso seperti tamu lainnya. Namun seusai dia makan, oknum Pol PP bernama Budi (sesuai nametag di dadanya) itu seperti tanpa dosa menyalakan sebatang rokok lantas meng­hisapnya. Asapnya pun berhamburan ke pengunjung gerai Mister Baso lainnya, termasuk yang disebelahnya, seorang perempuan yang sedang hamil yang terganggu dengan kehadiran asap rokok itu.

Padahal, aturan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2010 tentang larangan tidak merokok di dalam gedung dan tempat kerja yang diterbitkan pada 6 Mei 2010 lalu, jelas menyebutkan pusat perbelanjaan, termasuk tempat kerja yang dilarang merokok.

Tidak tega melihat asap rokok yang beracun itu, saya mengambil inisiatif dan meminta secara hormat oknum itu mematikan rokok, sebab ada ibu hamil di sebelahnya. Sayang, jangankan mematikan rokok, dia malah membentak saya dengan nada tinggi. Tak hanya itu, dengan suara angkuh pria yang bekerja sebagai pelayan masyarakat itu bilang, aturan Gubernur DKI Jakarta tentang larangan merokok di ruang kerja itu tidak berlaku bagi dia.

Alangkah memalukan, petugas berseragam Pol PP yang seharusnya menegakkan peraturan gubernur malah melanggarnya. Sepantasnya Kepala Dinas Pol PP menindak anggotanya yang arogan itu dan meminta maaf kepada warga yang dirugikan.


Asnil Bambani Warga RSM Bidaracina, Jatinegera, Jakarta Timur asnilbambani@gmail.com


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya