Berita

barack obama/ist

Dunia

Obama: Mesir Harus Menjaga Properti Israel

SABTU, 10 SEPTEMBER 2011 | 14:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Presiden Amerika Serikat Barack Obama, menjadi pemimpin dunia yang pertama kali bereaksi atas insiden penyerbuan terhadap Kedubes Israel di Mesir, tadi malam (Jumat, 9/9). Obama meminta pemerintah Mesir melindungi dan menghormati kewajiban internasional Mesir untuk menjaga keamanan Kedubes Israel.

Melalui sebuah pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Obama menyatakan keprihatinannya yang besar atas situasi yang memburuk tersebut. Menurut pernyataan tersebut, Obama telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, melalui telepon. Selanjutnya, keduanya setuju untuk tetap melakukan kontak intensif hingga situasi telah teratasi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, juga meminta Menlu Mesir, Mohamed Kamel Amr, berusaha yang terbaik untuk memenuhi kewajiban Konvensi Wina. Konvensi tersebut memuat perintah agar semua negara melindungi properti diplomatik. Demikian seorang pejabat senior AS mengatakan, seperti dilansir Al Jazeera (10/9).


Sementara itu, Duta Besar Israel untuk Mesir, Yitzhak Levanon, dan keluarganya, beserta staf kedutaan lainnya dilaporkan telah bergegas ke Bandara Kairo dan terbang menuju Israel. Sebelum keberangkatannya, Levanon sempat bertemu dulu dengan Jenderal militer dari Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir. Menurut televisi setempat, Levanon muncul dengan mimik yang cemas dan ketakutan.

Ketegangan politik antara Mesir dan Israel terjadi karena kasus kematian polisi Mesir yang tengah bertugas di perbatasan Mesir pada Agustus lalu. Saat itu, militer Israel tengah memburu gerilyawan di wilayah dekat perbatasan Mesir. Kejadian itu menyulut kemarahan rakyat Mesir yang segera menggelar protes besar.

Atas insiden itu, pemerintah Mesir telah meminta Israel untuk meminta maaf secara resmi kepada Mesir. Selain itu, pemerintah juga menuntut Israel untuk menyelidiki kasus tersebut.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya