ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Tamsil Linrung, menegaskan tidak pernah meminta fee sebesar 10 persen terkait program pembangunan daerah transmigrasi, maupun terkait proses percepatan pencairan dana program tersebut.
"Tidak ada permintaan seperti itu," kata Tamsil beberapa saat lalu (Kamis, 7/9).
Dharnawati, tersangka suap percepatan pencairan dana pembangunan daerah transmigrasi, mengaku ada jatah Banggar DPR dari uang Rp1,5 miliar yang diserahkannya kepada Dadong dan I Nyoman Suisnaya, dua tersangka lainnya. Jatah Banggar disebut-sebut akan diteruskan oleh Acong, teman dekan Tamsil Linrung.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 02:02
Jumat, 10 April 2026 | 01:26
Jumat, 10 April 2026 | 01:19
Jumat, 10 April 2026 | 01:04
Jumat, 10 April 2026 | 00:31
Jumat, 10 April 2026 | 00:18
Jumat, 10 April 2026 | 00:05
Kamis, 09 April 2026 | 23:41
Kamis, 09 April 2026 | 23:24
Kamis, 09 April 2026 | 23:03