Berita

Syarif hasan/IST

Kemenkop dan UKM Dapat Tambahan Rp 78,2 Miliar

SELASA, 06 SEPTEMBER 2011 | 12:09 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Dalam paparan pemerintah lewat Nota Keuangan dan Rancangan APBN Tahun Anggaran 2012, pemerintah menambah anggaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) sebesar Rp 78,2 miliar pada 2012. Alokasi anggaran Kementerian Koperasi dan UKM bertambah menjadi Rp 1,093 triliun di 2012.

Pemerintah menaikkan 7,7 persen anggaran Kementerian Koperasi dan UKM dari sebelumnya Rp 1,015 triliun pada APBNP 2011.

Rencana alokasi anggaran akan bersumber dari rupiah murni (uang tunai) sebesar Rp 995 miliar, Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp 79,5 miliar dan hibah luar negeri sebesar Rp 19,4 miliar.


Adapun anggaran tersebut, nantinya akan digunakan untuk program pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (KUMKM) dengan alokasi sebesar Rp736,2 miliar.

"(Alokasi dana tersebut) bagi terlaksananya pemberian bantuan dana bagi 1.250 koperasi perkotaan dan pedesaan serta pendampingan bagi 27.520 UMKM untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR)," terang pemerintah.

Pemerintah bilang, terdapat program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada Kementerian Koperasi dan UKM, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 313 miliar, yang digunakan untuk memfasilitasi 210 KUKM dalam pengembangan jaringan bisnis ritel modern.

Selain itu, pemerintah mengungkapkan adanya program peningkatan sarana dan prasaran aparatur Kementerian Koperasi dan UKM dengan alokasi anggaran sebesar Rp 44,8 miliar yang digunakan untuk menyediakan akses pemasaran produk KUKM di tempat-tempat strategis bagi 100 KUKM. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya