Berita

ilustrasi

Dunia

Obama Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk Badai Irene

SABTU, 27 AGUSTUS 2011 | 11:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Beberapa negara bagian Amerika Serikat di sepanjang pantai timur kini dalam keadaan darurat karena badai Irene akan melanda wilayah tersebut. Sudah tujuh negara bagian mulai dari North Carolina hingga Connecticut menyatakan wilayahnya dalam status darurat menjelang kedatangan badai Irene.

Sebelumnya, badai ini telah menyebabkan kerusakan besar di kepulauan Karibia. Badai yang diperkirakan berkekuatan 155 kilometer per jam ini bergerak ke utara menuju pesisir timur pantai AS. Badai diprediksi akan tiba di wilayah pantai North Carolina bergerak ke arah Washington dan New York. Meski demikian, kedua negara bagian tersebut telah mengumumkan pernyataan status darurat sejak kemarin waktu setempat (Jumat 26/8).

Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan bahwa badai ini akan menjadi badai yang bersejarah bagi AS karena luasnya dampak yang akan diakibatkan oleh badai tersebut diperkirakan akan melanda tujuh negara bagian AS. Ketujuh negara tersebut adalah North Carolina, Maryland, Virginia, Delaware, New Jersey, New York dan Connecticut. "Semua indikasi menunjukkan bencana ini bisa jadi topan bersejarah," ujar Obama sebagaimana dikutip Al Jazeera.


Obama mengimbau kepada warga yang tinggal di wilayah pesisir pantai timur AS untuk bersiap menghadapi badai Irene ini. Meski semua warga berharap untuk yang terbaik, namun Obama meminta warga juga harus bersiap menghadapi yang terburuk.

Jaringan transportasi di ketujuh negara tersebut pun akan dihentikan untuk sementara. Jaringan kereta api jarak jauh dan bandar udara telah ditutup oleh pemerintah setempat. Sementara untuk layanan listrik, pihak pemerintah mengindikasi akan terjadinya potensi pemadaman listrik yang meluas selama akhir pekan ini.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya