Berita

pesawat jatuh/ist

Dunia

Pesawat Sewaan Jatuh di Artik Kanada, 12 Tewas

MINGGU, 21 AGUSTUS 2011 | 12:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sebuah pesawat sewaan jenis Boeing 737-200 jatuh di kawasan Artik Kanada dan menewaskan 12 orang dan dua lainnya luka berat.

Pesawat sewaan tersebut adalah milik perusahaan First Air dengan nomor penerbangan 6560 yang sedang menempuh perjalanan dari Yellowknife menuju  Resolute Bay sebelum melanjutkan perjalanan ke Grise Fiord di Pulau Ellesmere.

Petugas polisi Pegunungan Kanada (RCMP), Angelique Dignard, mengatakan bahwa pesawat tersebut membawa 15 penumpang termasuk empat orang awak pesawat. 12 orang dinyatakan tewas. Sementara dua orang dewasa serta seorang anak berhasil selamat dari insiden tersebut.


Dalam rilis medianya, First Air mengatakan hubungan komunikasi terakhir dengan pesawat naas itu terjadi pada pukul 12.30 waktu setempat saat pesawat tersebut berada delapan kilometer dari bandara Resolute Bay.

Jurubicara Badan Keselamatan Transportasi Kanada, Chris Krepski, seperti dikutip dari BBC mengatakan sejumlah penyelidik sudah berada di lokasi kecelakaan beberapa saat setelah kecelakaan terjadi. Namun, terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.

"Kami masih mengumpulkan informasi selengkap-lengkapnya dari lokasi kecelakaan, mewawancarai saksi mata dan pengatur lalu lintas udara. Kami juga mengumpulkan data kondisi cuaca dan laporan pemeliharaan pesawat, kata Krepski.

Penyebab utama jatuhnya pesawat ini diindikasi akibat cuaca buruk yang terjadi di kawasan Artik Kanada. Dikabarkan, kondisi wilayah tersebut sempat diselimuti kabut tebal selama hampir 10 menit yang kemudian disusul oleh jatuhnya pesawat naas itu. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya