Berita

Blitz

Qory Sandioriva, Sering Musuhan Sama Mamanya

JUMAT, 19 AGUSTUS 2011 | 07:17 WIB

RMOL. Qory dididik mamanya dengan keras. Tapi dia sudah menganggap itu sebagai bentuk perhatian dan pendidikan.

Qory Sandioriva mengaku belum siap menjalin hubungan dengan lawan jenisnya. Padahal, usianya sudah beranjak 20 tahun. Apakah itu gara-gara Qory trauma dan masih bermasalah dengan mamanya?

 â€œBukan. Permasalahan dengan mama sudah selesai. Namun pengalaman yang lama, di saat saya fokus sama satu hal lalu terperangkap dengan cinta, dua-duanya hasilnya setengah-setengah, nggak fokus jadinya. Kalaupun sekarang ada yang dekat saya, pasti kenalin sama mama dan pasti aku cerita sama mama,” ujar Puteri Indonesia 2009.


Pemeran film Purple Love itu mengungkapkan, terakhir kali ia menjalin tali asmara pada kelas 3 SMA. Dan hingga saat ini, ia jomblo sejati. Meski begitu, bukan berarti ia tak memikirkan hal tersebut. “Planning saya pacaran pun mungkin untuk satu atau dua tahun lagi,” tutupnya.

Lantas bagaimana hubungannya sekarang dengan ibunda tercinta? Ia mengaku dididik mamanya dengan disiplin tinggi. Meski berusaha terbuka, ia pun kadang musuhan dengan mamanya.

“Rasa berontak pasti ada. Ketika itu, saya masih muda dan masih labil. Yang pasti keterbukaan itu selalu ada. Mama itu musuh saya juga. Marah tetapi tetap nyuapin juga,” ujar Qory.

Meski demikian, ia menganggap segala yang dilakukan ibundanya adalah bagian dari cara didikan untuk disiplin dan jadi anak yang jujur.

“Mama itu sebenarnya mendidik saya. Walaupun mama mendidik keras, dimarahin, itu semata-mata untuk mendidik anaknya. Mengajar aku untuk disiplin dan jadi anak yang jujur. Itu yang aku pelajari dari mama,” sambung Qory.

September 2010, ibunda Qory, Fariyawati, menyebut putrinya kabur dari rumah setelah dekat dengan seorang pria. Peristiwa lalu itu begitu dramatis dan melibatkan banyak pihak serta mediator. Qory mengaku itu hanyalah bentuk dari kesalahpahaman ia dan bundanya.    [rm]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya