Berita

israel/ist

Demonstrasi Warga Israel Meluas ke Kota-kota Terpencil

MINGGU, 14 AGUSTUS 2011 | 12:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Demonstrasi warga Israel menuntut perubahan kesejahteraan sosial mulai meluas. Pusat aksi bukan saja terkonsentrasi di Tel Aviv, namun juga sudah tersebar ke kota-kota terpencil.

Kini, sekitar 25 ribu orang berunjuk rasa di Haifa, 20 ribu orang di Be'er Sheva, 25 ribu di Afula dan lebih dari 1.500 orang berbaris di jalanan utama kota Eilat. Para pengunjuk rasa ini menuntut keadilan sosial yang merupakan tuntutan dari seluruh generasi masa depan.

Menurut para demonstran, pemerintah Israel seharusnya mengurangi biaya perumahan dan juga menurunkan harga kebutuhan pokok untuk menciptakan keadilan sosial di Israel dan juga untuk kesejahteraan generasi yang akan datang.


"Kami tahu apa yang kita inginkan. Kami menginginkan negara kesejahteraan. Pendidikan gratis untuk setiap gadis dan anak. Sebuah negara kesejahteraan yang warganya mendapat upah yang layak adalah cita-cita besar kami," ujar seorang pemimpin demo di kota Haifa, Yossi Barukh, sebagaimana dilansir kantor berita resmi Israel Hareetz (Minggu, 14/8).

Para demonstran yang terdiri dari kalangan kelas menengah ke bawah mengatakan bahwa gaji yang selama ini mereka peroleh dari bekerja tidak cukup untuk menutupi biaya kebutuhan dasar rumah tangga termasuk didalamnya perumahan dan biaya perawatan anak.

Para demonstran mengaku terinspirasi oleh pemberontakan sosial di Timur Tengah, namun pemberontakan ini bukan bertujuan untuk mencari perubahan politik tetapi hanya sekedar menuntut pemerintah agar segera mengambil tindakan tegas atas melonjaknya biaya hidup. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya