Berita

hillary clinton/ist

Dunia

AS Serukan Dunia Boikot Suriah

SABTU, 13 AGUSTUS 2011 | 11:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Karena imbauannnya ke pemerintahan Bashar Al Assad tidak diindahkan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, akhirnya mengkampanyekan boikot internasional bagi Suriah.

Hillary Clinton geram kepada pemerintah Suriah setelah imbauannya agar tidak mengerahkan kekuatan militer dan menggunakan kekerasan dalam menangani demonstran dianggap angin lalu oleh Presiden Assad.

Assad kembali menggunakan kekerasan saat menghentikan unjukrasa massa pro-demokrasi pada Jumat (12/8) yang mengakibatkan sedikitnya 16 warga sipil tewas.


Dengan mengatasnamakan hak asasi manusia, Hillary mendesak semua negara untuk segera memutuskan hubungan politik maupun hubungan dagang dengan Suriah. Menurut mantan Ibu Negara itu, dengan membeli atau mengimpor minyak dan gas dari Suriah, sama saja memberikan kenyamanan bagi Assad dalam melakukan kebrutalannya.

"Kami mendesak negara-negara yang masih membeli minyak dan gas Suriah, negara-negara yang masih mengirim senjata ke Assad, negara-negara yang secara politik dan ekonomi dukungan memberinya kenyamanan dalam kebrutalan, untuk mendapatkan lembar emas dari sejarah," ujar Clinton sebagaimana dilansir BBC (Sabtu, 13/8).

Clinton juga telah meminta kepada Eropa, Rusia dan China untuk meningkatkan tekanan dan menggunakan pengaruh mereka untuk memboikot Suriah baik secara politik maupun ekonomi.

Sejak Maret lalu diperkirakan lebih dari 1.700 orang tewas dan puluhan ribu lainnya ditahan akibat demonstrasi menentang pemerintahan keluarga Assad yang telah bertahta selama 41 tahun.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya