Berita

Arumi Bachsin

Blitz

Eks Ketua KPAI Dilaporkan Arumi

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011 | 05:29 WIB

RMOL. Bekas Ketua Komisi Perlindungan Anak In­donesia (KPAI) Hadi Supeno dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pen­ce­maran nama baik, yang dilaporkan keluarga artis Arumi Bachsin. Sampai kemarin sore, pemerik­saan intens dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

“Selasa (9/8) kemarin sudah diperiksa, dan Minggu depan akan dilakukan kembali pe­meriksaannya. Saat ini statusnya masih saksi, belum tersangka,” ujar kuasa hukum Hadi Su­peno,  Muhammad Joni, saat dihubungi warta­wan, kemarin.

Joni mengatakan, sampai saat ini kasus kliennya masih terus diproses dan belum ber­akhir. Pihaknya belum memiliki rencana untuk meminta agar kasus ini dihentikan.


“Itu kan terserah penyidik. Kita tidak bisa intervensi. Yang pasti, intinya dalam kasus ini klien saya tidak pernah membocorkan informasi umum seperti yang dibilang,” ujarnya.

Hadi Supeno saat menjabat sebagai Ketua KPAI dituduh ikut andil dalam pelarian Arumi Bachsin dari rumah. Saat itulah dia dianggap terlalu jauh memberikan komentar, sehingga keluarga merasa tercemarkan nama baiknya. Keluarga Arumi dituduh melakukan eksploitasi terhadap anaknya

“Kami menduga Arumi hilangnya di jalan, bukan di rumah, ini artinya ada penculikan. Kalau dia (Hadi Supeno) mengaku Arumi di ba­wah kekuasaannya, tapi dia tidak punya akses apapun, ada dugaan dia membantu tindakan untuk men­coba melarikan,” terang kuasa hukum keluarga Arumi, Minola Sebayang, beberapa waktu lalu.

Tuntutan yang dilayangkan kepada Hadi Supeno sama dengan pasal yang dikenakan pada Miller, pacar Arumi asal Malaysia yang diduga punya peran penting dalam kasus ini.

Namun, Hadi menolak jika dituduh menculik Arumi. “Saya ingin bilang, yang sesungguhnya adalah tidak pernah ada orang yang melarikan Arumi atau menculik Arumi, karena prosesnya sangat transparan,” ujar Hadi.   [rm]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya