Berita

Dunia

Demo Menuntut Reformasi Politik dan Ekonomi di Mesir Terus Berlangsung

MINGGU, 24 JULI 2011 | 15:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Meski ketua konsil militer Mesir sudah menjanjikan akan memulai upaya membangun demokrasi sesungguhnya di negeri itu, rakyat Mesir tetap melakukan protes menuntut segera dibangunnya sebuah negara demokrasi yang akan menjamin kemerdekaan dan hak warga negara.

Para demosntran berjalan menuju kantor kementerian pertahanan di Kairo. Namun saat menjalankan aksinya, para demonstran ini dihujani dengan kerikil, batu dan botol oleh segelintir kelompok yang loyal kepada Konsil Militer.

Para demontran mengatakan, aksinya merupakan protes terhadap respon kekerasan yang ditunjukkan oleh militer saat menghadapi demonstrasi lain di Alexandria pada Jumat lalu yang menuntut dilakukannya reformasi politik. Mereka menuntut Konsil Militer untuk segera melangsungkan reformasi politik dan ekonomi.

Sebagaimana dilansir BBC (Minggu, 24/7), Panglima Militer Mesir Marsekal Tantawi untuk kali pertamanya tampil di depan publik guna meredakan aksi demonstrasi tersebut. Sebelumnya, Tantawi memuji pergerakan kaum muda yang memimpin upaya penurunan Presiden Husni Mubarak.


Untuk menjawab tuntutan para demonstran Tantawi mengatakan bahwa dirinya akan menyiapkan jalan untuk terbangunnya pilar-pilar negara demokratis yang menjamin kemerdekaan hak warga negara dengan mengadakan sebuah pemilu parlemen yang jujur, adil dan bebas. Ia juga menegaskan akan mengupayakan terbentuknya konstitusi baru serta pemilihan umum untuk memilih presiden yang sesuai dengan kehendak rakyat.

Namun Konsil Militer yang berkuasa di Mesir saat ini, menuding peserta demo secara sengaja mencoba membangun dinding pembatas antara militer dengan rakyat Mesir. [wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya