Berita

Jenderal Ahmed Vahidi

Dunia

Iran Siap Bantu Argentina Ungkap Kasus Pemboman 1994

MINGGU, 17 JULI 2011 | 17:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kasus pemboman sebuah pusat komunitas Yahudi di Ibukota Argentina, Buenos Aires, tahun 1994 yang belum ditemukan pelakunya kembali diangkat oleh pemerintah Argentina.

Pihak Argentina hingga saat ini masih menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 85 orang tersebut.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Iran membantah negaranya terlibat dalam insiden tersebut,  Tapi di sisi lain Kementrian Luar Negeri Iran mengutuk serangan tersebut dan memberikan simpatinya kepada para korban.
 

 
Seperti dilansir IRNA (Minggu, 17/7), Pemerintah Iran akan membantu Argentina dalam penyelidikan yang dinilai telah salah arah tersebut. Pemerintah Iran mengatakan siap menggelar dialog yang bersifat konstruktif dan bekerja sama dengan pemerintah Argentina untuk memberikan jawaban mengenai masalah tudingan terhadap Iran tersebut.

Meski demikian, pihak Argentina mengatakan akan mempublikasikan sebuah laporan intelejennya atas hasil penyelidikan terhadap kasus ini beberapa hari mendatang. Interpol telah mengeluarkan perintah penahanan terhadap lima warga Iran dan seorang warga Lebanon yang diduga terlibat pemboman tersebut.

Salah satu buronan yang dicari adalah Menteri Pertahanan Iran Jendral Ahmed Vahidi. Saat serangan terjadi, Vahidi adalah komandan pasukan khusus garda Revolusi Iran atau Pasukan Quds dan diduga sebagai dalang pemboman tersebut. Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner telah beberapa kali menuntut ekstradisi Vahidi dan warga Iran yang dituduh terlibat dalam serangan itu. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya