Berita

syarif hasan

Prospek Wirausaha Indonesia Saingi Amerika dan Jepang

SELASA, 14 JUNI 2011 | 22:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pertumbuhan sektor wirausaha di Indonesia masih sangat minim. Tercatat 0,24 persen saja masyarakat berprofesi sebagai wirausaha. Tapi, optimisme pemerintah masih ada. Ya, Indonesia akan bisa mengimbangi AS dan Jepang.

"Kalau sekarang rasio kewirausahaan 0,24 persen. Namun, pemerintah akan terus mendorong perkembangan kewirausahaan, salah satunya membuka akses pembiayaan. Dengan begitu, rasio kewirausahaan mendatang akan mencapai 2 persen," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarif Hasan di Gedung SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (14/6).

Menurutnya, kalau akses pembiayaan dibuka, pendampingan ditingkatkan dan pemasaran ditingkatkan, angka kewirausahaan akan lebih besar dari saat ini dan mendekati angka 2 persen kewirausahaan seluruh Indonesia.
   

   
Lanjut dia, pengembangan kewirausahaan sangat diperlukan. Hal tersebut juga dilakukan oleh semua negara berkembang lainnya. Apalagi, Indonesia memiliki sumber daya yang masih sangat bisa dikembangkan.

"Sumber daya kita memiliki kualitas tinggi. Saya yakin Indonesia ke depan sangat diperhitungkan dari sisi kewirausahaan," jelasnya.

Ini juga yang dilakukan negara maju seperti AS dan Jepang. Guna meningkatkan kesejahteraan penduduk, negara tersebut meningkatkan sektor kewirausahaan.

"Negara lain saat ini sudah jauh di depan. AS contohnya sudah 12 peren rasio kewirausahaannya, Jepang 10 persen, ini menggambarkan kalau kita ingin tingkatkan kesejahteraan, turunkan kemiskinan, maka strategi jitu adalah melalui kewirausahaan, untuk meningkatkan pemasukan per kapita yang sekarang US$ 3.000, dan pada 2014 ingin ditingkatkan, kita sepakat melalui kewirausahaan," jelasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya