Berita

Tiwi-Tika

Blitz

T 2 , Risih Tampil Vulgar

SENIN, 13 JUNI 2011 | 01:17 WIB

RMOL.Selagi masih beken, banyak selebritis aji mumpung menerima berbagai tawaran. Tapi itu tak dilakukan duo T2 yang terdiri dari Tika dan Tiwi. Mereka mengaku sering menolak bermain film. Tawaran film tersebut kebanyakan ternyata berunsur horor dan berbau seks. Mereka pun menolak mentah-mentah.

Pelantun lagu Malu-Malu Dong itu merasa ganjil saat ditawarkan film tersebut, karena Tika dan Tiwi tidak diberitahu jalan ceritanya.

Seharusnya setiap artis berhak tahu isi skenario, karena itu mereka tolak.

“Dua kali ditawari film horor. Kita agak berpikir bagaimana nih. Waktu tanya jalan ceritanya, kami nggak dikasih tahu. Akhirnya kita sepakat untuk enggak ambil. Lagian tawarannya sudah beberapa bulan yang lalu,” ungkap Tika.

Mereka berdua mengakui harus semakin waspada lantaran saat ini sedang maraknya film-film horor yang kental dengan adegan seks. Tentunya tak ingin terjebak dengan tawaran kerja yang tak jelas, walaupun mengiurkan.

Tika dan Tiwi kompak mengaku risih jika diminta untuk tampil vulgar. Mereka lebih memilih untuk bernyanyi saja, daripada akting yang tak jelas.

“Kita pasti tanya jalan ceritanya. Kalau nggak dikasih tahu dari awal, nanti malah serba tidak enak. Lagian sekarang kan banyak film horor yang berbau seks,” imbuh Tika.

Beberapa bulan terakhir, Tika dan Tiwi menghadapi jadwal manggung yang padat. Dari awal bulan, mereka berpacu dengan waktu menggelar tur di Sumatera dan Kalimantan.

“Kita juga baru pulang dari Aceh,” kata Tiwi sumringah.

Selain itu, duo cantik asal Bandung ini juga dikejar target segera merilis album ketiga. “Sekarang kita lagi atur schedule buat launching,” katanya. [RM]



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya