Berita

syarif hasan/ist

Menteri Koperasi Resmikan Produk Unggulan Agro Wisata

JUMAT, 10 JUNI 2011 | 14:55 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengapresiasi langkah Kabupaten Bangli yang sudah berhasil membuat produk kebanggaan Indonesia atau di kenal dengan one village one produk (Ovop).

"Bangli sudah melahirkan produk kebangaan dan merupakan produk Ovop pertama yang menjadi kebangaan Indonesia. Produk itu Agro tourisme atau Agro Parawisata," katanya saat meresmikan produk unggulan Agro Tourisme di Kabupaten Bangli, Bali (Jumat 10/6).

Agro Tourisme, kata dia, memadukan unsur wisata yang menjadi daya tarik asing. Sedangkan produk-produk unggulan yang ada di dalamnya yaitu  Kopi Luwak, ginseng dan rempah-rempah lainnya.


Menurut Syarief, pelaku koperasi dan UKM harus terus komit menghasilkan produk yang membanggakan bagi wilayahnya.

"Ini juga bisa menekan tingkat pengangguran dan secara tidak langsung menaikan taraf hidup masyarakat," katanya..

Dengan meningkatnya koperasi di Indonesia, lanjut dia, merupakan indikasi aktivitas ekonomi meningkat melalui koperasi. [dem]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya