Berita

sri mulyani/ist

Digalang, HMS untuk Hadapi Manuver Pendukung SMI

SELASA, 07 JUNI 2011 | 12:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

HMS yang ini bukan Haji Muhammad Soeharto. Juga bukan akronim dari Her Majesty’s Ship atau His Majesty’s Ship, istilah yang digunakan bagi kapal-kapal perang Kerajaan Inggris Raya.

HMS yang ini adalah Hindari Memilih Sri Mulyani Indrawati. Sebuah gerakan yag digalang oleh kelompok yang selama ini concern dan kerap menyuarakan kritik atas praktik criminal policy atau kejahatan yang menggunakan piranti kebijakan sebagai kedok. Sri Mulyani patut diduga terlibat dalam beberapa kasus model ini.

Adalah Sasmito Hadinagoro, mantan PNS di Kementerian Keuangan yang sekarang menjadi Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI), yang antara lain ikut membidani gerakan HMS itu. Sejak megaskandal danatalangan muncul ke permukaan, disusul skandal kejahatan perpajakan yang melibatkan “anak asuh” Sri Mulyani Indrawati, Gayus H. Tambunan, Sasmito seakan tak mengenal lelah terus berkicau tentang kekacauan di sektor perpajakan Indonesia.

“Untuk menghadapi tim SMI yang dibentuk Wimar Witoelar dkk., kita elemen bangsa Indonesia yang pro-rakyat harus waspada untuk menghadapi antek-antek neolib dengan merapatkan Barisan HMS atau Barisan Hindari Memilih Sri Mulyani,” tulisnya dalam sebuah pesan.

Gerakan ini, menurut Sasmito penting dilakukan untuk mencegah agar Indonesia tidak menjadi bagian dari Amerika Serikat, negara dimana Sri Mulyani sebelum menjadi Menteri Keuang RI dan setelahnya bekerja.

“Cegah rakyat Indonesia jangan sampai lepas dari mulut buaya, masuk ke mulut singa betina yang patut diduga terkait sejumlah kasus keuangan dan perpajakan,” sambungnya.

Dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam berbagai pemberitaan head line di sejumlah media massa, Sasmito berkali-kali mengatakan bahwa Sri Mulyani patut diduga terlibat dalam megaskandal danatalangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Juga dalam kasus pajak pengusaha Paulus Tumewu yang telah dinyatakan Kejaksaan P21 namun berhenti di tengah jalan, karena intervensi Sri Mulyani. Belum lagi, masih menurut Sasmito, sejumlah kasus restitusi pajak yang patut diduga merugikan negara triliunan rupiah.

Sasmito tidak sendirian. Profesor Jeffrey A. Winters dan Northwestern University, Amerika Serikat, pun menilai bahwa dengan semua track record itu peluang Sri Mulyani menjadi calon presiden RI di tahun 2014 mendatang mendekati nol.

“I told her (SMI) team, I thought her chance (untuk menjadi capres) was almost zero,” tulis Jeffrey dalam pesan kepada koleganya untuk menjelaskan sikapnya mengenai peluang Sri Mulyani di tahun 2014. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya