Berita

Ismed Hasan Putro/ist

IHP: Prilaku Lempar Batu Sembunyi Tangan Kok Disuburkan

SENIN, 06 JUNI 2011 | 07:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Berbagai hiruk pikuk politik yang berawal dari skandal demi skandal yang semakin subur di semua sektor dan pranata kenegaraan yang secara langsung bersinggungan dengan sentra-sentra kekuasaan serta dikendalikan oleh para elite politik yang berbasis partai politik, sungguh sangat merisaukan dan menimbulkan keprihatinan mendalam. Ini membuat Indonesia seolah kembali memasuki lorong gelap tak berujung.

Begitu dikatakan Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM), Ismed Hasan Putro, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 6/6).

“Era Reformasi dan demokrasi yang diharapkan semakin membuka ruang baru yang lebih baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sepertinya mulai tergerus oleh praktek politik yang tidak demokratis, semakin koruptif dan menjauh dari harapan bersama ketika reformasi dilakukan,” ujar IHP.


Elite politik sejatinya diharapkan dapat menebar nilai-nilai keadaban yang luhur. Menyemai benih-benih kebaikan dan etika dalam berpolitik, sambungnya. Dengan demikian, sekeras apa pun persaingan dan sekuat apa pun tarik menarik kepentingan hendaknya tidak mengabaikan nilai moral yang berpijak pada kebenaran, keteladan, serta kebaikan yang bermakna bagi kemanusiaan dan pendidikan politik yang beradab.

“Belakangan para elite politik malah hendak menyuburkan perilaku lempar batu sembunyi tangan, fitnah atau kebencian antar satu kepentingan dengan kepentingan lainnya,” masih kata IHP.

Dia menandaskan, kini saatnya elite dan rakyat menyadari bahwa hakikat berpolitik dan demokrasi adalah untuk kemaslahatan bersama, untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebaikan bagi bangsa dan masa depan yang gemilang bagi negeri ini. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya