sby/ist
sby/ist
RMOL. Rumor politik yang dimainkan politisi Partai Demokrat mengenai urusan internal partai itu membuat kesal banyak pihak.
Pasalnya, persoalan internal Demokrat telah menyedot perhatian publik. Tidak tanggung-tanggung, publik seakan-akan digiring untuk terlibat aktif membela dan menyelesaikan persoalan tersebut. Modus yang digunakan adalah memposisikan Partai Demokrat dan para petingginya sebagai pihak yang dizalimi.
​"Padahal, fakta yang ada jelas-jelas telah menunjukkan bahwa Partai Demokrat bukanlah partai yang bersih-bersih amat. Dugaan suap, dugaan pemalsuan dokumen, dugaan gratifikasi, dan penghembusan isu Mr. A yang tak berdasar adalah bukti nyata yang bisa dikemukakan," ujar pengamat politik dari FISIP Universitas Islam Negeri (UIN), Jakarta, Saleh P. Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online Sabtu siang (4/6).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42