Berita

SRI MULYANI/ist

Demokrat Gadang-gadang Sri Mulyani Supaya Tak Buka Borok Century

SABTU, 04 JUNI 2011 | 08:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat diyakini tidak serius dalam menjagokan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai calon presiden pada 2014 mendatang. Demokrat punya tujuan lain di balik mengelus-elus nama Managing Director Bank Dunia itu.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman menjelaskan Demokrat mengelus-elus nama Sri Mulyani dan juga memuji-muji hanya untuk meredam, agar Sri Mulyani tidak membongkar kasus Century secara gamblang. Karena, menurutnya, dalam kasus bailout Bank Century itu, Sri Mulyani tidak begitu bersalah.

"Yang lebih salah orang lain. Yaitu, pihak otoritas Bank Indonesia pada waktu itu. Sri Mulyani punya kekuasaan apa terhadap bank. Dia hanya membuat keputusan untuk diselamatkan (Bank Century) setelah sakit parah. Yang membuat sakit parah ini, itu kan Bank Indonesia sendiri. Jadi ditimbang kesalahannya, lebih besar Boediono daripada Sri Mulyani," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 4/6).


Yang kedua, masih kata Boyamin, Demokrat memuji Sri Mulyani supaya dapat perhatian dari Bank Dunia. Partai Demokrat berkepentingan agar Bank Dunia tetap menjaga perekonomian Indonesia hingga 2014 mendatang.

"Kalau sampai krisis sedikit saja misalnya pada 2013 bisa menggoyahkan atau bahkan menggulingkan kekuasaan. Seperti zaman Pak Harto, betapa kuatnya, krisis sedikit saja dari George Soros langsung tumbang," tandasnya.

Kemarin di Surabaya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengatakan partainya sedang melirik Sri Mulyani menjadi capres 2014 dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Mubarok memuji Sri Mulyani adalah tokoh yang andal karena menguasai makro ekonomi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya