Berita

syarifuddin sudding/ist

HAKIM DITANGKAP

Bukti Reformasi dan Remunerasi Nggak Ngefek

JUMAT, 03 JUNI 2011 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Apresiasi layak diberikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi karena berhasil menangkap tangan hakim niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat  Syarifuddin dan seorang kurator PT Sky Camping Indonesia, Puguh Wirayana, meski sebagaian kalangan menganggap itu merupakan kasus kecil.

"Terlepas kasus itu kasus kecil, namun kita patut memberikan apresiasi kepada KPK dalam pemberantasan mafia hukum dan (mafia) peradilan yang memang semakin menggurita," kata anggota Komisi III DPR, Syarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 3/6).

Selain itu juga, terang politikus Hanura ini, penangkapan hakim ini juga semakin membuktikan bahwa reformasi di lingkungan peradilan tidak berjalan. Begitu pula program remunerasi yang diberikan tidak menjamin integritas dan kredibilitas seorang hakim dalam memutus suatu perkara.


"Untuk itu, perlu ada hukuman yang berat bagi aparat penegak hukum yang telah menyalahgunakan kewenangannya agar bisa memberikan efek jera. Selain juga pola rekrutmen hakim harus transparan dan akuntabel," tandas Sudding, yang sebelumnya berprofesi sebagai pengacara ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya