daniel sparingga/ist
daniel sparingga/ist
RMOL. Kesepakatan pemimpin negeri ini atas Pancasila sebagai dasar negara secara tidak langsung merupakan cara untuk menegasikan lima hal ideologi berbeda yang tidak berasal dari bumi Indonesia.
"Kalau kemudian pemimpin negeri ini sepakat dengan Pancasila, maka itu sebenarnya bisa dibaca sebagai kemenangan atas lima hal yang berbeda," kata Staf Khusus Presiden, Daniel Sparingga, dalam diskusi di Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Rabu, 1/6).
"Sila pertama (Ketuhanan yang Maha Esa) kemenangan atas gagasan sekularisme. Dan ini terutama menenangkan kekuatan Islam. Sudah ada tauhid, Tuhan itu satu," urainya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42