Berita

Subur Budisantoso/ist

Kastorius, Rachlan, Ulil, Max, Sutan, Jangan Banyak Omong!

SELASA, 31 MEI 2011 | 14:26 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Subur Budisantoso mengingatkan seluruh kader partai agar tenang, menahan diri serta tak memperkeruh suasana dengan sibuk memberi pernyataan-pernyataan subjektif di media massa terkait kasus yang diduga melibatkan Muhammad Nazaruddin.

Subur menyindir sejumlah kader partai yang selama ini sering membuat pernyataan dalam kasus suap di Kementerian Negara dan Pemuda Olahraga seperti Kastorius Sinaga, Rachlan Nashidik, Ulil Abshar Abdalla, Max Sopacua, dan Sutan Bhatoegana.

"Semua pernyataan itu sudah jelas akan memperkeruh suasana. Seharusnya tenang dan diam dulu. Biar pengadilan menyelesaikan. Kita tunggu proses hukum," kata Subur kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 31/5).


Dia menjelaskan banyak pihak yang berkepentingan memolitisir kasus Nazaruddin dan suap Sesmenpora dengan berbagai macam kepentingan. Misalnya ada pihak yang memolitisir dengan tujuan menyelamatkan diri dari jeratan hukum, dan utamanya menghancurkan karakter sejumlah kader partai yang potensial menjadi calon presiden di pemilu 2014.

"Kalau kepentingan politik sudah jelas itu untuk mendiskreditkan elit Demokrat yang potensial maju jadi capres di 2014. Sasaran akhir itu kader seperti Anas Urbaningrum. Soal penyimpangan hukum itu memang harus diakui. Tapi justru yang ada saat ini adalah politik adu domba," jelas salah satu pendiri partai berlambang bintang mercy ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya