sby/ist
sby/ist
RMOL. Fitnah dan serangan yang ditujukan kepada seorang pemimpin itu hal biasa. Fitnah itu dilakukan oleh orang-orang yang ingin mendelegitimasi kepemimpinannya. Karena itu reaksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan menggelar konferensi pers secara khsusus dalam menanggapi SMS gelap yang menyerang dirinya dianggap berlebihan dan kurang proporsional.
"Ya bahwa fitnah atau propoganda, black campign itu sangat biasa menyerang seorang kepala negara, (Barack) Obama, (Dmitry) Medvedev, (Vladimir) Putin, hampir semua dihajar oleh lawan-lawan politik atau orang yang tentu saja punya kepentingan terhadap delegitimasi seorang Presiden dengan cara apa pun," kata pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 31/5).
Reaksi ini semakin meneguhkan dugaan publik bahwa SBY sangat peka terhadap isu-isu kecil dan pihak-pihak yang menyerangnya secara pribadi. Sementara isu-isu besar kebangsaan yang harusnya dia perhatikan justru tak mendapat porsi untuk dijelaskan kepada masyarakat secara gamblang.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42