Berita

Jafar Hafsah/ist

Ketua Fraksi Demokrat Harapkan Nazaruddin Tepati Janji

SABTU, 28 MEI 2011 | 13:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Fraksi Demokrat berharap mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin bersikap ksatria memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi pada pekan depan dalam kasus suap di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

Karena, Nazaruddin sendiri sudah mengatakan sebelumnya akan segera pulang dan hadir bila ada pemanggilan dari KPK.

"Ini adalah kesempatan bagi Nazaruddin untuk klarifikasi di depan hukum tuduhan-tuduhan kepada dirinya," kata Jafar Hafsyah lewat keterangan pers hari ini (Sabtu, 28/5).


Pada saat yang sama, Jafar juga mengklarifikasi ihwal kepergian anggota Komisi Energi itu ke Singapura.

"Tanggal 23 Mei 2011, Pukul 19: 30  WIB. M Nazaruddin ke Singapura. Surat izin berobat diterima di Sekretariat Fraksi tanggal 23 Mei pukul 17:00 WIB. Surat tersebut tertanggal 20 Mei 2011. Surat pencekalan dari KPK yang diterima oleh Dirjen Imigrasi tanggal 24 Mei 2011," bebernya.

Karena kepergian tersebut bersifat personal untuk berobat, maka surat tersebut hanya bersifat pemberitahuan kepada fraksi. Dan ia mengaku baru menerima surat itu tanggal 25 Mei 2011.

Katanya, surat pemberitahuan itu harus disampaikan bila ada anggota Fraksi yang tidak dapat mengikuti agenda-agenda persidangan atau akan melakukan kunjungan kerja ke daerah maupun ke luar negeri.

"Semuanya harus memberikan pemberitahuan atau pun meminta izin kepada Pimpinan Fraksi. Tentunya tergantung dengan peruntukkannya, apakah itu rekomendasi, surat tugas, surat izin atau sekedar permakluman sebagai arsip," ungkapnya.

Karena itu, tambahnya, surat Nazaruddin itu hanya sekedar penyampaian kepada pimpinan fraksi bahwa bahwa yang bersangkutan belum dapat mengikuti agenda-agenda kedewanan maupun fraksi karena berobat ke Singapura. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya